Image of Perang Dalam Diri Manusia: Studi Psikologis Mengenai Akar Kehancuran

Text

Perang Dalam Diri Manusia: Studi Psikologis Mengenai Akar Kehancuran



Ada orang yang meyakini bahwa manusia adalah domba, namun ada pula yang meyakini bahwa manusia ialah serigala. Kedua keyakinan itu sama-sama beralasan. Pihak yang berpendapat bahwa manusia adalah domba hanya perlu menunjukkan fakta bahwa manusia mudah dipengaruhi untuk melakukan perintah, meskipun itu membahayakan dirinya sendiri. Sedangkan, pihak yang berpendapat bahwa manusia ialah serigala, manusia dalam tipe ini merasakan kepuasan paling dalam saat bisa membunuh atau menyiksa; semua energinya diarahkan untuk menghancurkan.



Serigala ingin membunuh; domba ingin patuh. Maka, serigala menyuruh domba membunuh, dan domba melakukannya bukan karena menikmati, melainkan karena ingin patuh.

Atau, apakah Anda, saya, dan manusia pada umumnya adalah serigala berbulu domba?

Itu termasuk salah satu esai menarik di dalam buku ini. Ada pula esai ”Nekrofilia dan Biofilia”, yakni cinta pada kematian dan cinta pada kehidupan. Ada juga esai ”Kekerasan pada Zaman Nuklir’, yang terkait motif-motif psikologis perang, khususnya perang nuklir. Dan, masih ada esai-esai cerdas lainnya.

Buku yang menyajlkan teori fromm tentang kebaikan vs kejahatan dalam bentuk yang sangat ringkas dan padat.


Ketersediaan

1025194101150 FRO p C-1Ruang PerpustakaanTersedia
1025195102150 FRO p C-2Ruang PerpustakaanTersedia
1025196103150 FRO p C-3Ruang PerpustakaanTersedia
1025197104150 FRO 4Ruang PerpustakaanTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
150 FRO p
Penerbit IRCiSoD : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
104 hlm.; 20 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-7378-49-5
Klasifikasi
150
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan ke-1
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this