Image of My Demian: Kau dan Aku adalah Kesalahan yang Aku Perjuangkan Adalah Benar

Text

My Demian: Kau dan Aku adalah Kesalahan yang Aku Perjuangkan Adalah Benar



"kau dan aku adalah kesalahan yang aku perjuangkan benar"
Dulu, sepi itu bukan suatu hal yang menggelisahkan. Kemarin, dingin hujan tak pernah membekukan hati. Sedetik yang lalu, perpisahan bukan alasan menitikkan pedih di pipi. Tapi, tidak setelah bertemu dengannya. Tak melihat terlebih urung merasakan hangatnya adalah sebuah derita. Maka, mencintainya adalah suatu yang absolut. Tetapi, memperjuangkannya ibarat menenggak racun. Tidak tergesa tapi pasti meranggas dalam sepi dan penolakan.

Perlahan-lahan mati dalam kesengsaraan oleh balas dendam dari hati-hati lain yang cemburu dan benci. Lambat laun tersaruk-saruk hanya sekadar untuk membuka mata dan memulai hari.

Cukup katakan cinta maka hati ini akan selalu tinggal. Bahkan, katakan saja tiada cinta, hati ini akan tetap bergeming. Sepenuh hati mencintai. Sekuat tenaga bertahan dalam cinta. Untuk dia yang pertama dan terakhir. Demianku.


Ketersediaan

1009555101895 ZIA mRuang PerpustakaanTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
895 ZIA m
Penerbit Gradien Mediatama : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
456 hlm.; 19 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-208-166-1
Klasifikasi
895
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan Ke-1
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this